Stadion stadion Madagaskar 1 mati, 40 luka-luka

Satu orang meninggal serta sekurang-kurangnya 40 orang terluka dalam serangan di luar Stadion Mahamasina, Antananarivo mendekati kwalifikasi Piala Afrika Madagaskar menantang Senegal pada Minggu. Menurut RFI, supporter yang coba masuk ke stadion menyebabkan penyerbuan di luar pintu masuk, dimana pemirsa sudah mengantre semenjak pagi untuk kick-off jam 2.30 malam (1230 GMT). “Beberapa simpatisan ingin masuk tapi gerbang ditutup sebab tribun telah penuh,” kata kepala polisi Herilalatiana Andrianarisaona, sesuai dengan sumber Perancis. “Beberapa orang di muka tidak dapat mundur, serta orang yang lain datang di belakang mereka dalam beberapa angka,” imbuhnya.

Baca Juga : MLS dalam kemenangan atas New England

“Berikut yang menyebabkan kepanikan.” Rumah sakit HJRA di Antananarivo menyatakan jika, selain itu, satu orang sudah wafat serta 40 yang lain terluka, dengan Kementerian Pemuda serta Berolahraga Madagaskar menerbitkan rincian korban luka di halaman Facebook sah mereka. Menteri Pemuda serta Berolahraga, Tsihoara Faratiana, sudah berkunjung ke korban luka di dalam rumah sakit dengan Menteri Kesehatan. Keheningan satu menit dilihat sebelum laga, dimana Barea 2x berusaha kembali untuk meredam Senegal dengan hasil imbang 2-2. Sepak bola Afrika tidak asing dengan kematian stadion, dengan kontrol kerumunan orang miskin, pemolisian yang sangat semangat, sarana yang tidak mencukupi serta tingkah laku tidak pantas beberapa pengagum yang mengakibatkan rangkaian insiden di stadion di semua benua saat beberapa dekade paling akhir.

Kehilangan hidup terburuk berlangsung di Stadion Berolahraga Accra di Ghana saat 127 pengagum wafat pada 2001 sesudah polisi menembakkan gas air mata ke tribun sesudah laga liga pada Hearts of Oak serta Asante Kotoko. Pada tahun 2012, 74 orang meninggal saat fans dari bagian Mesir Al Masry menjadi kekerasan pada simpatisan Al Ahly di Port Said Fase. Beberapa pengagum Ahly yang cemas terserang dengan instrumen serta pisau tumpul, serta banyak yang terbunuh dalam keruntuhan waktu mereka coba melarikan diri dari kekerasan, sesaat yang lainnya jatuh atau terlempar dari teras.

Tahun kemarin, delapan pengagum meninggal dalam serangan dalam suatu laga di Malawi, sesaat jumlahnya yang sama meninggal dalam final piala di Senegal. Dua fans meninggal di Afrika Selatan waktu naksir di gerbang masuk untuk laga pramusim pada Soweto, Kaizer Chiefs serta Orlando Pirates di Soccer City, tempat untuk final Piala Dunia 2010, Juli tahun kemarin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *